Kalah Dua Kali, Timnas Basket 3x3 Putri Indonesia Gagal ke Women's Series 2026

Kalah Dua Kali, Timnas Basket 3x3 Putri Indonesia Gagal ke Women's Series 2026

Langkah Timnas basket 3x3 putri Indonesia harus terhenti lebih awal dalam kualifikasi FIBA 3x3 Women's Series 2026. Skuad Garuda Pertiwi gagal melaju ke babak utama setelah menelan dua kekalahan beruntun pada fase kualifikasi.

Bertanding di Manila, Filipina, pada Kamis (7/5/2026), Indonesia tergabung dalam grup Draw B. Di grup tersebut, tim nasional bersaing ketat dengan perwakilan dari Mongolia dan Singapura.

Hasil Pertandingan di Manila

Skuad yang diperkuat oleh Angelica Jennifer Candra, Diva Intan Nurfadillah, Evelyn Fiyo, dan Thasya Heri Saputra ini menghadapi tantangan berat sejak awal. Sayangnya, performa di lapangan belum mampu membendung dominasi lawan-lawan mereka.

Indonesia harus mengakui keunggulan Singapura dengan skor telak 9-20. Pada laga lainnya, kekalahan kembali dialami saat menghadapi Mongolia dengan skor akhir 9-21.

Hasil buruk ini menempatkan Indonesia di dasar klasemen grup dengan total raihan 18 poin dari dua laga. Sementara itu, Mongolia tampil sebagai pemuncak grup setelah menyapu bersih kemenangan.

Mongolia lolos ke babak berikutnya dengan koleksi 39 poin, disusul Singapura di posisi kedua yang mengantongi 36 poin. Singapura mencatatkan satu kemenangan dan satu kekalahan selama fase kualifikasi ini.

Berikut adalah rangkuman skor pertandingan kualifikasi Draw B:

  • Mongolia vs Indonesia: 21-9
  • Singapura vs Indonesia: 20-9
  • Mongolia vs Singapura: 18-16

Data tersebut menunjukkan dominasi Mongolia yang berhasil memenangkan seluruh pertandingan di grup kualifikasi ini. Sementara itu, Indonesia belum mampu mencatatkan kemenangan dalam ajang kali ini.

Fokus Persiapan Menuju Asian Games

Kekalahan ini tentu menjadi catatan tersendiri bagi sang pelatih kepala, Fandi Andika Ramadhani. Sebelumnya, ia berharap anak asuhnya bisa tampil maksimal dan menikmati setiap detik pertandingan sebagai bagian dari proses perkembangan tim.

Menurut Rama, ajang ini sangat penting agar para pemain bisa menjadi lebih kuat di masa depan. Pengalaman bertanding di level internasional diharapkan dapat mematangkan mentalitas bertanding para atlet putri Indonesia.

Keikutsertaan di FIBA Women's Series ini sebenarnya diproyeksikan sebagai ajang pemanasan dan seleksi pemain. Tim pelatih berupaya mencari komposisi tim yang paling kompetitif untuk ajang yang lebih besar.

Target utama dari pembentukan tim ini adalah Asian Games yang akan digelar di Nagoya pada September mendatang. Kegagalan di Manila ini diharapkan menjadi bahan evaluasi mendalam agar tim bisa tampil lebih baik di Jepang nanti.

Ringkasan klasemen akhir kualifikasi Draw B:

Peringkat Negara Menang/Kalah Total Poin
1 Mongolia 2 - 0 39
2 Singapura 1 - 1 36
3 Indonesia 0 - 2 18

Tabel klasemen di atas memperlihatkan selisih poin yang cukup signifikan antara Indonesia dengan dua pesaingnya. Evaluasi menyeluruh diperlukan agar persiapan menuju Nagoya tetap berada pada jalur yang tepat.

Artikel terkait