Petinju muda berbakat asal Indonesia, Anggie Intania Chalik, berhasil mengamankan satu tiket di babak semifinal Asian Boxing U-19 Championship 2026. Kepastian ini didapat setelah ia menumbangkan perlawanan sengit dari wakil Filipina.
Berlaga di Hall Basket Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Kamis (9/7/2026), Anggie tampil prima di kelas Women's Light Flyweight (45-48 kg). Kemenangan ini pun semakin membuka peluang tim Merah Putih untuk meraih podium tertinggi.
Kemenangan Dramatis di Atas Ring
Duel antara Anggie melawan Shairlle Pores berlangsung sangat kompetitif sepanjang tiga ronde penuh. Kedua petinju muda ini saling melontarkan pukulan akurat demi mencuri poin di mata tim penilai.
Setelah pertarungan usai, Anggie dinyatakan menang berdasarkan keputusan juri (split decision). Empat juri memberikan keunggulan bagi Indonesia, sementara dua juri lainnya memihak kepada petinju Filipina.
Berikut adalah rincian skor dari para juri yang bertugas dalam pertandingan tersebut:
| Juri | Skor Anggie Intania | Skor Shairlle Pores |
|---|---|---|
| Juri 1 | 30 | 27 |
| Juri 2, 3, 4 | 29 | 28 |
| Juri 5, 6 | 28 | 29 |
Data di atas menunjukkan betapa ketatnya persaingan yang terjadi di atas ring. Meskipun skor terpaut tipis, dominasi Anggie di mata mayoritas juri berhasil membawanya melaju ke fase berikutnya.
Mengatasi Tekanan dan Lawan Kidal
Anggie mengakui bahwa laga tersebut tidaklah mudah karena ia sempat merasa cemas sebelum pertandingan dimulai. Faktor lawan yang bertipe kidal menjadi tantangan tersendiri bagi petinju harapan Indonesia ini.
Ia mengungkapkan bahwa sempat merasa terlalu banyak berpikir (overthinking) karena selama ini lawan kidal cukup menyulitkannya. Namun, keraguan tersebut berhasil sirna berkat dukungan penuh dari orang-orang terdekatnya.
Beberapa faktor kunci yang memperkuat mental Anggie saat bertanding adalah:
- Motivasi besar dari jajaran pelatih di pinggir ring.
- Dukungan moral yang terus mengalir dari rekan setim dan para senior.
- Kehadiran serta doa dari pihak keluarga yang menjadi penyemangat utama.
Dukungan kolektif ini terbukti ampuh membuat Anggie tampil lebih percaya diri. Ia mampu mengendalikan jalannya laga dan mengatasi kendala teknis saat menghadapi gaya bertarung lawan yang tidak biasa.
Ambisi Menuju Partai Puncak
Meski merayakan kemenangannya dengan penuh rasa syukur, Anggie tidak ingin terlarut dalam kegembiraan sesaat. Fokus utamanya kini langsung beralih pada persiapan laga semifinal yang akan datang.
Target yang diusung pun tidak main-main, yakni menembus partai final. Ia bertekad untuk memberikan penampilan terbaik demi mengharumkan nama bangsa serta membanggakan keluarganya di rumah.
Kejuaraan Asian Boxing U-19 2026 ini menjadi momentum penting bagi regenerasi atlet tinju nasional. Indonesia sendiri menerjunkan total 19 petinju dalam turnamen ini dengan ambisi besar membawa pulang medali emas.