Ambisi Premier League untuk menyapu bersih semua gelar kompetisi antarklub Eropa musim ini akhirnya kandas. Harapan tersebut pupus setelah Arsenal gagal menaklukkan Paris Saint-Germain (PSG) di partai puncak Liga Champions.
Arsenal harus merelakan trofi bergengsi tersebut setelah kalah dalam drama adu penalti di Puskas Arena, Budapest, Minggu (31/5/2026) dini hari WIB. Pertandingan sengit itu berakhir imbang 1-1 hingga waktu normal usai sebelum akhirnya ditentukan lewat titik putih.
Kegagalan Arsenal di Final Liga Champions
Tim asuhan Mikel Arteta sebenarnya memulai laga dengan sangat meyakinkan. Kai Havertz sukses membuka keunggulan lebih dulu saat laga baru berjalan enam menit.
Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan hingga laga berakhir. PSG berhasil menyamakan kedudukan pada babak kedua melalui eksekusi penalti Ousmane Dembele.
Skor imbang 1-1 tetap tidak berubah hingga masa injury time selesai. Kondisi ini memaksa kedua tim untuk menentukan pemenang melalui babak tos-tosan yang menegangkan.
Dalam babak adu penalti, keberuntungan tidak memihak kepada tim asal London Utara tersebut. Dua eksekutor Arsenal, Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes, gagal menjalankan tugasnya dengan baik.
Di sisi lain, PSG hanya mencatatkan satu kegagalan melalui tendangan Nuno Mendes. Skuad besutan Luis Enrique akhirnya keluar sebagai juara dengan keunggulan skor penalti 4-3 dan sukses mempertahankan gelar mereka.
Dominasi Wakil Inggris di Kompetisi Lain
Meski gagal di Liga Champions, wakil Inggris lainnya sebenarnya tampil sangat gemilang di kompetisi kasta kedua dan ketiga Eropa. Dua trofi bergengsi lainnya berhasil dibawa pulang ke tanah Britania Raya.
Daftar klub Premier League yang berhasil meraih gelar juara di Eropa musim 2025/2026:
- Aston Villa: Sukses merengkuh trofi Liga Europa setelah mengandaskan SC Freiburg dengan skor telak 3-0 di Istanbul.
- Crystal Palace: Berhasil menjadi juara Conference League usai menumbangkan Rayo Vallecano 1-0 dalam laga final di Leipzig.
Pencapaian ini menunjukkan bahwa klub-klub papan tengah Liga Inggris pun memiliki daya saing yang sangat tinggi di level kontinental. Sayangnya, kegagalan Arsenal membuat skenario treble liga atau sapu bersih gelar di Eropa gagal terwujud.
Catatan Sejarah Premier League di Eropa
Upaya untuk memborong seluruh trofi Eropa memang bukan perkara mudah bagi tim-tim Premier League. Catatan terbaik sebelumnya terjadi pada musim 2018/2019 silam.
Kala itu, Liverpool berhasil mengangkat trofi Liga Champions sementara Chelsea menjuarai Liga Europa. Uniknya, lawan Chelsea di final saat itu juga adalah Arsenal yang takluk dengan skor 4-1.
Pada musim lalu, dominasi Inggris juga cukup terasa meski tidak sempurna. Tottenham Hotspur tercatat memenangi Liga Europa, sedangkan Chelsea kembali berjaya di Conference League.
Berikut adalah ringkasan performa tim Premier League di final kompetisi Eropa musim ini:
| Kompetisi | Wakil Inggris | Lawan | Hasil Akhir |
|---|---|---|---|
| Liga Champions | Arsenal | Paris Saint-Germain | Kalah (Adu Penalti) |
| Liga Europa | Aston Villa | SC Freiburg | Menang (3-0) |
| Conference League | Crystal Palace | Rayo Vallecano | Menang (1-0) |
Data di atas memperlihatkan betapa dekatnya Premier League dengan sejarah besar musim ini. Namun, ketangguhan PSG di babak penalti memastikan trofi Liga Champions tetap berada di Paris dan menggagalkan ambisi sapu bersih tim-tim Inggris.