Buka Musprov POBSI Sumut, Syafril Nasution Targetkan Biliar Lebih Besar di 2026

Buka Musprov POBSI Sumut, Syafril Nasution Targetkan Biliar Lebih Besar di 2026

Ketua Harian Pengurus Besar Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (PB POBSI), Syafril Nasution, memberikan pesan mendalam dalam agenda Musyawarah Provinsi (Musprov) Sumatera Utara. Ia menekankan pentingnya sinergi untuk terus meningkatkan popularitas dan prestasi olahraga biliar di wilayah tersebut.

Pelaksanaan Musprov Sumatera Utara ini telah berhasil diselesaikan dengan baik dan menghasilkan kepemimpinan baru. Hidayat Batubara secara resmi terpilih untuk menakhodai POBSI Sumatera Utara dalam masa bakti periode 2026 hingga 2030 mendatang.

Hasil Musyawarah Provinsi POBSI Sumatera Utara

Agenda musyawarah ini menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi biliar di tingkat daerah. Proses pemilihan berlangsung dengan melibatkan partisipasi aktif dari perwakilan pengurus di berbagai wilayah kabupaten maupun kota.

Tercatat sebanyak 17 Pengurus Cabang (Pengcab) POBSI dari berbagai daerah di Sumatera Utara hadir dan memberikan suara mereka. Partisipasi yang luas ini menunjukkan adanya semangat kebersamaan yang kuat untuk memajukan cabang olahraga ini di masa depan.

Dalam proses pemilihan tersebut, Hidayat Batubara terpilih sebagai Ketua Umum secara aklamasi. Seluruh pemilik suara sepakat memberikan kepercayaan penuh kepada Hidayat untuk memimpin organisasi selama empat tahun ke depan.

Berikut adalah ringkasan data mengenai pelaksanaan Musyawarah Provinsi POBSI Sumatera Utara:

Detail Informasi Keterangan
Lokasi Kegiatan Medan, Sumatera Utara
Ketua Terpilih Hidayat Batubara
Masa Jabatan 2026 - 2030
Jumlah Peserta 17 Pengurus Cabang (Pengcab)
Metode Pemilihan Aklamasi

Data di atas menunjukkan legalitas dan dukungan penuh yang diterima oleh kepengurusan baru dalam mengelola POBSI di wilayah Sumatera Utara. Kehadiran perwakilan dari 17 kabupaten/kota memastikan bahwa aspirasi daerah telah terakomodasi dengan baik.

Harapan Besar PB POBSI untuk Masa Depan Biliar

Syafril Nasution yang hadir mewakili PB POBSI menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi atas kelancaran jalannya musyawarah tersebut. Ia menilai proses yang transparan dan demokratis menjadi fondasi yang kuat bagi keberhasilan organisasi di masa depan.

Menurut Syafril, tantangan ke depan adalah bagaimana membawa biliar menjadi olahraga yang lebih masif dan diminati masyarakat luas. Ia berharap kepengurusan di bawah arahan Hidayat Batubara dapat bekerja dengan dedikasi penuh dan performa maksimal.

Syafril menegaskan bahwa tanggung jawab sebagai ketua terpilih sangat besar, terutama dalam aspek pengembangan atlet dan kompetisi. "Ketua POBSI yang baru harus mampu membangun ekosistem biliar agar menjadi lebih besar dan lebih berkualitas lagi dari sebelumnya," ujarnya pada Minggu (21/6/2026).

PB POBSI juga menaruh harapan besar agar Sumatera Utara dapat terus menjadi lumbung atlet biliar yang berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Dukungan sarana dan prasarana serta pembinaan usia dini diharapkan menjadi fokus utama kepengurusan baru ini.

Poin-poin prioritas yang ditekankan dalam arahan Ketua Harian PB POBSI meliputi:

  • Peningkatan profesionalitas dalam pengelolaan organisasi di tingkat provinsi dan cabang.
  • Memperluas jangkauan pembinaan atlet biliar hingga ke pelosok daerah di Sumatera Utara.
  • Menyelenggarakan lebih banyak turnamen berkualitas untuk mengasah mental bertanding para atlet lokal.
  • Membangun citra positif olahraga biliar sebagai cabang olahraga prestasi yang membanggakan.
  • Memperkuat koordinasi antara pengurus provinsi dengan pengurus pusat untuk menyelaraskan program kerja.

Poin-poin di atas diharapkan menjadi peta jalan bagi Hidayat Batubara dan tim formatur dalam menyusun struktur kepengurusan yang solid. Dengan dukungan 17 pengcab, potensi untuk melahirkan juara baru dari Sumatera Utara sangat terbuka lebar.

Kehadiran tokoh penting seperti Syafril Nasution dalam acara ini menegaskan bahwa Sumatera Utara memiliki posisi strategis dalam peta olahraga biliar nasional. Konsistensi dalam pembinaan menjadi kunci utama untuk mewujudkan harapan besar tersebut.

Upaya membesarkan olahraga biliar ini juga sejalan dengan visi Ketua Umum PB POBSI, Hary Tanoesoedibjo, yang terus mendorong kemajuan biliar Indonesia. Melalui kepengurusan baru, diharapkan target-target prestasi yang telah dicanangkan dapat tercapai secara bertahap dan berkelanjutan.

Artikel terkait