Demi Emas Asian Games 2026, Pertina Kirim 5 Petinju TC ke Uzbekistan

Demi Emas Asian Games 2026, Pertina Kirim 5 Petinju TC ke Uzbekistan

Pengurus Besar Tinju Indonesia (Perbati) tengah serius mempersiapkan atletnya untuk menghadapi ajang bergengsi Asian Games 2026. Sebagai langkah nyata, induk organisasi tinju tanah air tersebut memutuskan untuk mengirimkan lima petinju terbaiknya ke Uzbekistan.

Uzbekistan dipilih menjadi lokasi pemusatan latihan atau Training Camp (TC) karena reputasinya sebagai salah satu kekuatan tinju terbesar di Asia. Rencananya, para atlet terpilih akan berangkat pada Agustus 2026 mendatang.

Persiapan Matang Menuju Asian Games Nagoya

Sekretaris Jenderal Perbati, Hengky Silatang, menjelaskan bahwa langkah ini diambil agar para atlet mendapatkan pengalaman tanding yang kompetitif. Persiapan intensif ini difokuskan untuk menghadapi Asian Games yang akan berlangsung di Nagoya mulai 19 September hingga 4 Oktober 2026.

Hengky menyebutkan saat ini sudah ada lima nama yang dipastikan masuk dalam skuad tersebut. Komposisi tim ini terdiri dari tiga petinju putra dan dua petinju putri berprestasi.

Berikut adalah daftar nama petinju Indonesia yang akan menjalani pelatihan di Uzbekistan:
  • Nabila
  • Uswatun Hasanah
  • Zill Mandagie
  • Asri Udin
  • Maikhel Muskita

Kelimanya merupakan atlet andalan yang diharapkan dapat mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Mereka akan difokuskan untuk meningkatkan teknik serta fisik selama berada di sana.

Alasan Memilih Uzbekistan sebagai Lokasi Latihan

Salah satu kendala utama yang dihadapi petinju papan atas seperti Maikhel Muskita adalah minimnya lawan tanding yang sepadan di dalam negeri. Oleh karena itu, berlatih di luar negeri menjadi solusi paling efektif untuk mengasah kemampuan bertarung mereka.

Perbati memutuskan para atlet tidak akan kembali ke Indonesia hingga waktu pertandingan tiba. Mereka akan terus berada di Uzbekistan untuk berlatih dan melakukan uji coba tanding secara berkelanjutan.

Kekuatan tinju Uzbekistan memang tidak perlu diragukan lagi, mengingat prestasi mereka yang mentereng pada Asian Games edisi sebelumnya. Pada gelaran 2022, negara tersebut berhasil mengamankan tiga medali emas di cabang olahraga tinju.

Meskipun China saat ini masih memegang status juara umum di cabang tinju, Uzbekistan tetap dianggap sebagai mitra latihan yang ideal. Atmosfer kompetitif di sana diharapkan mampu mendongkrak performa petinju Indonesia secara signifikan.

Target Medali untuk Indonesia

Hengky Silatang optimis bahwa timnas tinju Indonesia mampu membawa pulang medali dari Nagoya nanti. Ia menekankan bahwa keberuntungan dalam hasil undian pertandingan juga akan memengaruhi peluang para atlet.

Sejumlah nama pun sudah dipetakan sebagai tumpuan harapan untuk meraih podium. Maikhel Muskita, Uswatun, dan Asri Udin menjadi atlet yang secara khusus ditargetkan untuk menyumbangkan medali bagi kontingen Indonesia.

Dengan persiapan yang matang dan lawan tanding yang berkualitas, Perbati berharap tradisi medali tinju Indonesia tetap terjaga. Dukungan penuh diberikan agar para petinju bisa memberikan kemampuan terbaik mereka di panggung Asia.

Artikel terkait