Petarung seni bela diri campuran (MMA) legendaris, Conor McGregor, harus menelan pil pahit dalam laga kembalinya ke atas oktagon. Petarung yang dikenal dengan julukan The Notorious ini secara tragis kalah dalam waktu singkat saat menghadapi Max Holloway.
Pertarungan yang berlangsung pada ajang UFC 329 di Las Vegas, Minggu 12 Juli 2026 tersebut, berakhir hanya dalam durasi 69 detik. Akibat kekalahan kilat ini, McGregor bahkan langsung dijatuhi sanksi skorsing medis oleh pihak otoritas terkait.
Laga di Las Vegas ini sebenarnya menjadi momen yang sangat dinantikan oleh para penggemar olahraga bela diri di seluruh dunia. Pasalnya, ini merupakan penampilan perdana McGregor setelah dirinya sempat absen lebih dari lima tahun dari kompetisi UFC.
McGregor tercatat terakhir kali bertarung di oktagon pada Juli 2021 dalam ajang UFC 264. Saat itu, ia menderita cedera patah kaki yang sangat parah ketika berhadapan dengan Dustin Poirier.
Sebelum memulai pertarungan melawan Holloway, mantan juara dunia di dua divisi berbeda ini sempat membagikan motivasi besarnya. Ia menegaskan bahwa aksi comeback kali ini bukan didasari oleh ambisi mengejar sabuk juara ataupun nilai kontrak yang besar.
Petarung berkebangsaan Irlandia yang akan segera menginjak usia 37 tahun tersebut ingin membuktikan kemampuan pada dirinya sendiri. Selain itu, ia berharap perjuangannya di atas ring dapat menjadi inspirasi positif bagi anak-anaknya.
Nasib Sial di Serangan Pembuka
Ekspektasi tinggi dari jutaan penggemar yang merindukan slogan legendaris "The Mac is Back!" seketika sirna begitu bel ronde pertama dibunyikan. Hasil di lapangan ternyata sangat kontras dengan perang urat saraf penuh percaya diri yang ia tunjukkan sebelum laga dimulai.
Mimpi buruk bagi McGregor justru bermula dari serangan pertama yang ia lancarkan sendiri ke arah lawan. Berniat tampil agresif sejak awal, McGregor melepaskan sebuah tendangan jumping roundhouse kick untuk mendesak pertahanan Max Holloway.
Berikut adalah kronologi kejadian cedera fatal yang dialami oleh McGregor di atas oktagon:
- McGregor meluncurkan tendangan melingkar sambil melompat untuk memberikan tekanan instan kepada Holloway.
- Ia mendarat dengan posisi kaki kanan yang tidak sempurna sehingga langsung memicu cedera yang cukup serius.
- Petarung asal Irlandia ini terlihat kehilangan keseimbangan secara drastis tepat setelah kakinya menyentuh matras.
- McGregor sempat berusaha bangkit dan bertahan dengan luar biasa meskipun rasa sakit terlihat jelas di wajahnya.
- Setiap kali mencoba melepaskan pukulan balasan, ia terus terjatuh ke matras karena kakinya tidak mampu lagi menopang berat badan.
Kondisi yang dialami McGregor tersebut terekam jelas dalam pengamatan lawannya serta wasit yang bertugas memimpin jalannya laga.
Max Holloway yang menyadari ada sesuatu yang tidak beres pada lawannya sempat berteriak kepada wasit untuk memberikan peringatan. Setelah sempat menunjukkan keraguan sejenak, wasit Mike Beltran akhirnya memutuskan untuk menghentikan pertarungan demi keselamatan atlet.
Keputusan tersebut secara otomatis membuat Max Holloway dinyatakan menang melalui TKO (Technical Knockout) atas McGregor. Hasil ini menambah daftar panjang catatan kelam dalam karier McGregor yang tengah berupaya mengembalikan kejayaannya di dunia MMA.
Ringkasan Pertandingan UFC 329
Data berikut merangkum detail penting dari jalannya laga utama yang melibatkan Conor McGregor:
| Detail Pertandingan | Informasi Terkait |
|---|---|
| Ajang Turnamen | UFC 329 |
| Lokasi Pertandingan | Las Vegas, Amerika Serikat |
| Hasil Akhir | Max Holloway menang TKO |
| Durasi Pertandingan | 69 Detik |
| Penyebab Kekalahan | Cedera kaki saat mendarat dari tendangan |
| Status Medis | McGregor terkena skorsing medis |
Kekalahan ini tentu menjadi tamparan keras bagi sang petarung yang sudah melakukan persiapan panjang untuk kembali berkompetisi. Publik kini kembali bertanya-tanya mengenai masa depan karier sang bintang setelah mengalami cedera berulang di bagian kaki yang sama.
Meskipun berakhir tragis, dedikasi McGregor untuk tetap naik ke oktagon di usia yang tidak lagi muda tetap mendapat apresiasi dari sebagian fans. Namun, fakta bahwa ia harus kalah dalam waktu kurang dari dua menit tetap menjadi topik hangat dalam sejarah perjalanan UFC.