HUT ke-120 IMI, Momentum Dorong Sport Tourism Jadi Primadona Baru 2026

HUT ke-120 IMI, Momentum Dorong Sport Tourism Jadi Primadona Baru 2026

Ikatan Motor Indonesia (IMI) kini telah mencapai usia yang sangat matang, yakni 120 tahun. Organisasi yang menaungi dunia otomotif tanah air ini diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih besar, terutama dalam mengembangkan sektor sport tourism di Indonesia.

Sebagai bentuk perayaan atas perjalanan panjang tersebut, ajang IMI Awards 2025 digelar meriah di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada Rabu malam (1/7/2026). Acara ini menjadi panggung apresiasi bagi para tokoh dan atlet otomotif nasional yang telah berprestasi sepanjang tahun.

Penghargaan bagi Insan Otomotif Nasional

Malam penghargaan tersebut mencakup lebih dari 20 kategori yang mewakili hampir seluruh cabang olahraga otomotif di Indonesia. Penghargaan diberikan kepada para atlet dari berbagai disiplin ilmu, mulai dari balap aspal hingga lintasan tanah.

Daftar kategori cabang olahraga otomotif yang mendapatkan penghargaan meliputi:

  • Karting, Mini GP, dan Slalom.
  • Drifting, Aquabike, serta berbagai jenis Rally (Rally, Sprint Rally, Time Rally, City Rally).
  • Balap mobil dan motor seperti ITCR, MotoPrix, serta Mandalika Racing Series.
  • Cabang offroad yang terdiri dari Speed Offroad dan Adventure Offroad.
  • Drag Race, Motocross, hingga ajang Grasstrack.
  • Apresiasi khusus bagi promotor nasional, penyelenggara kejuaraan, serta tokoh otomotif yang berprestasi.

Pemberian trofi ini menunjukkan betapa luasnya cakupan pembinaan yang dilakukan IMI selama ini. Penghargaan tersebut tidak hanya ditujukan bagi para pembalap, tetapi juga untuk pihak-pihak di balik layar yang menghidupkan industri otomotif.

Ketua IMI Pusat, Moreno Suprapto, mengungkapkan bahwa acara ini memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar seremoni rutin. Menurutnya, penghargaan ini adalah bentuk penghormatan nyata atas kerja keras dan sportivitas yang ditunjukkan para pelaku industri otomotif.

Moreno menjelaskan bahwa selama 120 tahun, IMI telah menjadi saksi sekaligus pelaku sejarah dalam perjalanan panjang otomotif di Indonesia. IMI Awards 2025 diharapkan dapat menjadi momentum untuk menghargai dedikasi seluruh insan yang terlibat di dalamnya.

Harapan untuk Prestasi Dunia

Ketua Panitia IMI Awards 2025, Bayu Priawan Djokosoetono, juga menyampaikan rasa bangganya atas kelancaran acara tersebut. Ia menegaskan bahwa penyelenggaraan ini merupakan wujud kepedulian organisasi terhadap perkembangan motorsport di tanah air.

Bayu menyebutkan bahwa rangkaian acara yang berlangsung dari siang hingga malam ini melibatkan lebih dari 300 atlet dan juara. Para pemenang dari berbagai daerah berkumpul menjadi satu untuk merayakan pencapaian mereka selama satu musim kompetisi.

Pihak panitia berharap agar kegiatan ini dapat memicu semangat para atlet untuk terus meningkatkan prestasi hingga ke level internasional. IMI berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memajukan standar olahraga otomotif Indonesia agar semakin mendunia.

Selain sebagai malam penganugerahan, Bayu menginginkan agar perayaan ini meninggalkan kesan mendalam bagi setiap tamu yang hadir. Ia berharap rasa bangga terhadap sejarah panjang IMI selama 120 tahun dapat terus tertanam di jiwa setiap anggota organisasi.

Sinergi Sport Tourism dan Pertumbuhan Ekonomi

Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, salah satunya adalah Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir. Dalam sambutannya, Erick menitipkan pesan agar IMI berperan aktif dalam memperkuat ekosistem sport tourism atau wisata olahraga.

Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya sektor wisata olahraga sebagai penggerak ekonomi. Dengan pengelolaan yang tepat, diharapkan pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.

Erick meyakini bahwa Presiden akan meminta kontribusi yang lebih besar dari IMI untuk mendukung industri otomotif ke depannya. Kemenpora sendiri telah berkoordinasi dengan Kementerian Pariwisata untuk menyusun agenda olahraga nasional hingga tahun 2029.

Pemerintah berkomitmen agar setiap ajang olahraga tidak hanya menghabiskan anggaran negara tanpa dampak nyata. Target utamanya adalah menciptakan dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan acara tersebut.

Ringkasan manfaat pengembangan sport tourism menurut pemerintah:

  • Meningkatkan pendapatan ekonomi bagi masyarakat di sekitar lokasi acara.
  • Mendorong pertumbuhan investasi baru di sektor industri dan jasa.
  • Memperkuat branding pariwisata Indonesia di mata dunia internasional.
  • Menyerap tenaga kerja lokal dalam penyelenggaraan acara olahraga skala besar.

Erick menekankan bahwa saat ini banyak negara tengah berlomba-lomba mencari celah pertumbuhan ekonomi baru melalui kegiatan olahraga. Oleh karena itu, ia sangat menyambut baik jika IMI mampu menjadi motor penggerak dalam membangun industri sport tourism tersebut.

Belajar dari Kesuksesan Sirkuit Mandalika

Salah satu bukti nyata keberhasilan wisata olahraga di Indonesia adalah penyelenggaraan MotoGP di Sirkuit Mandalika. Sejak pertama kali digelar pada 2022, perputaran uang yang dihasilkan diklaim telah mencapai angka triliunan rupiah.

Tak hanya dari sisi ekonomi, ajang balap kelas dunia ini juga menjadi jembatan bagi talenta lokal untuk berkembang. Nama-nama seperti Doni Tata Pradita hingga pembalap muda berbakat Veda Ega Pratama merupakan contoh nyata dari ekosistem yang terus bertumbuh.

Erick Thohir pun mengajak IMI untuk mengoptimalkan fungsi infrastruktur yang sudah ada, seperti Sirkuit Mandalika. Ke depannya, sirkuit tersebut tidak boleh hanya dipandang sebagai lintasan balap semata, tetapi juga sebagai pusat pengembangan industri otomotif nasional.

Menutup pernyataannya, Erick mengingatkan bahwa potensi pertumbuhan ekonomi baru harus terus digali secara kreatif. Pariwisata yang berbasis pada penyelenggaraan acara besar atau event-led tourism dianggap sebagai kunci penting dalam memperkuat struktur ekonomi masa depan.

Artikel terkait