KONI Luncurkan Buku Terbaru, Ungkap Rahasia Pentingnya Sports Intelligence 2026

KONI Luncurkan Buku Terbaru, Ungkap Rahasia Pentingnya Sports Intelligence 2026

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat secara resmi meluncurkan buku bertajuk Sports Intelligence untuk merevolusi dunia olahraga tanah air. Acara bedah buku ini diselenggarakan di Auditorium FIKK Universitas Negeri Surabaya (UNESA) pada Jumat, 10 Juli 2026.

Melalui buku ini, KONI menekankan bahwa prestasi atlet masa kini tidak lagi hanya bergantung pada kekuatan fisik semata. Pendekatan pembinaan kini mulai mengandalkan integrasi analisis data, kemajuan teknologi, dan strategi matang.

Visi Marciano Norman dalam Sports Intelligence

Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, mengungkapkan bahwa ide penyusunan buku ini telah muncul sejak ia mulai menjabat pada 2019. Ia menyadari bahwa olahraga global telah berkembang pesat dan membutuhkan pendekatan yang lebih modern.

Menurut Marciano, peran media sangat vital dalam konsep ini karena memiliki jaringan luas untuk menghimpun informasi penting bagi para pembina olahraga. Hal inilah yang mendorongnya membentuk bidang khusus Sports Intelligence di internal KONI Pusat.

Penyusunan karya ilmiah setebal lebih dari 500 halaman ini melibatkan empat penulis ahli. Mereka adalah Eman Sungkowo, Syarif Hidayat, Jerry Indrawan, dan Irandito Abdul Hakim Malik yang merangkum materi dalam 12 bab komprehensif.

Marciano menegaskan bahwa di era olahraga modern, data telah menjadi faktor krusial dalam menentukan hasil akhir sebuah kompetisi. Ia pun mendorong pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan Big Data untuk memperkuat sistem pembinaan nasional.

Daftar kontribusi teknologi dalam Sports Intelligence menurut KONI:

  • Pengelolaan Big Data: Mengumpulkan informasi menyeluruh mengenai performa atlet dan kompetitor.
  • Pemanfaatan AI: Menggunakan kecerdasan buatan untuk menganalisis pola permainan lawan secara akurat.
  • Integrasi Sistem: Penyatuan data dari berbagai cabang olahraga untuk memudahkan pengambilan keputusan.
  • Analisis Strategis: Mengolah informasi menjadi strategi jitu guna memenangkan pertandingan.

Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat membantu para pelatih dan atlet dalam menyusun program latihan yang lebih efektif serta tepat sasaran.

Perspektif Para Penulis dan Pakar

Eman Sungkowo, selaku ketua tim penulis, menjelaskan bahwa tujuan utama intelijen olahraga adalah memahami kekuatan dan kelemahan lawan melalui informasi akurat. Dengan pemahaman ini, atlet dapat mengantisipasi pola permainan lawan secara lebih mendalam.

Di sisi lain, Syarif Hidayat mengingatkan bahwa teori dalam buku tersebut memerlukan dukungan kebijakan yang nyata dari pemerintah. Menurutnya, implementasi di lapangan harus dilakukan secara bertahap agar hasilnya dapat dirasakan secara maksimal.

Pentingnya integrasi data olahraga nasional:

Aspek Penting Tujuan dan Dampak
Pusat Data Terpadu Menyatukan data dari Kemenpora, KONI, dan setiap cabang olahraga.
Pengambilan Keputusan Memastikan kebijakan pembinaan didasarkan pada fakta dan angka yang valid.
Evaluasi Prestasi Memudahkan pemantauan perkembangan atlet secara berkala dan terukur.

Tabel di atas merangkum pandangan Jerry Indrawan mengenai pentingnya sistem informasi terintegrasi demi kemajuan prestasi olahraga Indonesia di kancah internasional.

Sebagai bentuk komitmen lanjutan, KONI Pusat juga memperbarui kerja sama dengan UNESA melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Wakil Rektor IV UNESA, Dwi Cahyo Kartiko, menyambut baik buku ini sebagai referensi akademik yang berharga.

Acara peluncuran ini ditutup dengan pembacaan Deklarasi Sports Intelligence Indonesia oleh seluruh peserta yang hadir. Deklarasi ini menjadi simbol janji bersama untuk mengedepankan data dan teknologi dalam mencetak sejarah baru prestasi olahraga nasional.

Artikel terkait