Mengejutkan, Chivu Jadi Target Utama Inter di Liga Champions 2026 Terbaru

Mengejutkan, Chivu Jadi Target Utama Inter di Liga Champions 2026 Terbaru

Kesuksesan Cristian Chivu dalam memimpin Inter Milan mendominasi kompetisi domestik Italia musim ini menuai banyak pujian. Pelatih asal Rumania tersebut berhasil membawa Nerazzurri mengawinkan gelar juara Serie A dan Coppa Italia musim 2025/2026.

Pencapaian gemilang ini merupakan yang pertama kalinya bagi Inter sejak mereka meraih status treble winners di bawah arahan Jose Mourinho 16 tahun silam. Kini, publik mulai mempertanyakan apakah kejayaan tersebut bisa menular ke panggung Liga Champions musim depan.

Realitas Inter Milan di Kancah Eropa

Meskipun tampil perkasa di Italia, rekam jejak Inter di kompetisi kasta tertinggi Eropa tersebut masih menyisakan catatan yang cukup menyakitkan bagi para penggemar. Dalam empat musim terakhir, Lautaro Martinez dan rekan-rekannya sebenarnya mampu menembus babak final sebanyak dua kali.

Sayangnya, mereka selalu gagal membawa pulang trofi setelah kalah tipis 0-1 dari Manchester City pada musim 2022/2023 dan kalah telak 0-5 dari Paris Saint-Germain pada 2024/2025. Bahkan pada musim lalu, langkah mereka terhenti secara mengejutkan oleh tim kuda hitam, Bodo/Glimt, sebelum memasuki fase gugur.

Berikut adalah ringkasan performa Inter Milan di Liga Champions dalam beberapa periode terakhir:

Musim Pencapaian Tertinggi Lawan / Hasil
2022/2023 Finalis Kalah 0-1 vs Manchester City
2024/2025 Finalis Kalah 0-5 vs Paris Saint-Germain
2025/2026 Fase Grup Tersingkir oleh Bodo/Glimt

Data di atas menunjukkan bahwa meskipun Inter memiliki mentalitas finalis, konsistensi mereka di Eropa masih sering terganggu oleh hasil yang tidak terduga. Hal inilah yang mendasari sikap realistis sang pelatih dalam menatap kompetisi musim mendatang.

Target Realistis Cristian Chivu

Menanggapi ekspektasi tinggi publik, Cristian Chivu memilih untuk tetap membumi dan tidak ingin terjebak dalam ambisi yang berlebihan. Ia menegaskan bahwa fokus utama tim saat ini adalah memastikan kelolosan dari fase liga dengan cara yang meyakinkan.

Chivu menyadari adanya perbedaan kekuatan finansial dan kualitas kompetisi antara Liga Italia dengan liga-liga top Eropa lainnya. Menurutnya, Inter harus bisa menerima kenyataan mengenai posisi mereka di peta persaingan sepak bola internasional saat ini.

Beberapa poin penting yang menjadi fokus Chivu untuk Liga Champions musim depan:

  • Menghindari obsesi berlebihan terhadap trofi juara demi menjaga kestabilan mental pemain.
  • Menargetkan posisi delapan besar di fase liga untuk memastikan tiket otomatis ke babak 16 besar.
  • Menghargai sejarah klub di Eropa namun tetap berpijak pada realitas kompetisi saat ini.
  • Memahami bahwa anggaran belanja besar bukan jaminan mutlak untuk memenangkan gelar juara.

Target yang dipatok oleh Chivu tersebut bertujuan untuk membangun fondasi yang kuat bagi tim agar tidak terbebani oleh ekspektasi yang terlalu muluk di awal kompetisi.

Ia juga mengingatkan bahwa banyak klub kaya di Eropa yang telah menggelontorkan dana triliunan rupiah namun tetap gagal mengangkat trofi Si Kuping Besar. Chivu bangga karena meski dengan keterbatasan, Inter terbukti tetap mampu bersaing dan mencapai babak final dalam beberapa kesempatan terakhir.

Baginya, melangkah perlahan namun pasti adalah strategi terbaik bagi Inter Milan untuk kembali disegani di kancah Benua Biru. Target menembus 16 besar dianggap sebagai langkah awal yang paling masuk akal bagi klub sebelum bermimpi lebih jauh lagi.

Artikel terkait