Mobil Bermasalah, Sean Gelael dan AF Corse 50 Gagal Start P3 di GTWCE 2026

Mobil Bermasalah, Sean Gelael dan AF Corse 50 Gagal Start P3 di GTWCE 2026

Kabar kurang menyenangkan datang dari tim AF Corse 50 yang diperkuat pebalap Indonesia, Sean Gelael, menjelang balapan 24 Hours of Spa 2026. Meski sempat mengamankan posisi start ketiga, tim ini harus menerima kenyataan pahit terkena diskualifikasi akibat masalah teknis pada mobil mereka.

Awalnya, Arthur Leclerc tampil gemilang dengan membawa mobil Ferrari tim tersebut menembus babak Superpole setelah finis di posisi kelima pada sesi kualifikasi Kamis (25/6). Arthur bertugas menentukan posisi start terbaik di antara 32 mobil tercepat yang terbagi dalam empat tahapan eliminasi.

Performa Arthur di lintasan sebenarnya sangat konsisten dan menjanjikan sejak awal sesi. Ia berhasil menempati urutan ketiga pada Superpole 1, posisi keempat di Superpole 2, hingga naik ke urutan kedua pada Superpole 3.

Pada babak penentuan atau Superpole 4, Arthur sukses mengunci posisi ketiga secara keseluruhan. Hasil ini seharusnya menjadi modal berharga bagi Sean Gelael, Arthur Leclerc, dan Lilou Wadoux untuk memulai balapan ketahanan bergengsi tersebut dari barisan depan.

Kendala Sensor dan Sanksi Diskualifikasi

Sayangnya, kegembiraan tim tidak bertahan lama setelah muncul pengumuman resmi dari pihak penyelenggara usai sesi berakhir. Sistem akuisisi data pada mobil Ferrari yang dikemudikan Arthur ditemukan bermasalah sehingga tidak bisa dilakukan pengecekan teknis wajib.

Delegasi Teknis GT World Challenge Europe melaporkan bahwa sensor pengukur tekanan tidak terkoneksi dengan benar. Hal ini menyebabkan rasio tekanan dorong atau PBoost tidak dapat dipantau sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Pihak stewart kemudian memanggil perwakilan AF Corse 50 untuk memberikan klarifikasi mengenai temuan tersebut. Tim berargumen bahwa kerusakan sensor kemungkinan besar terjadi akibat ketidaksengajaan mekanik saat melakukan pengerjaan teknis pada mobil.

Namun, penjelasan tersebut tidak cukup untuk menghindarkan mereka dari hukuman berat. Pengawas balapan memutuskan untuk membatalkan seluruh catatan waktu tim dari sesi Superpole 1 hingga Superpole 4.

Berikut adalah rincian mengenai perubahan posisi start tim AF Corse 50 akibat sanksi tersebut:

Detail Perubahan Posisi Start Tim:
  • Posisi Awal: Urutan ke-3 (Barisan depan).
  • Penyebab Sanksi: Kegagalan sensor PBoost dan sistem akuisisi data.
  • Status Sanksi: Diskualifikasi dari seluruh sesi Superpole.
  • Posisi Start Terbaru: Urutan ke-28.

Keputusan ini memaksa Sean Gelael dan rekan-rekannya untuk memulai perjuangan dari papan bawah. Meskipun harus menghadapi tantangan berat, peluang untuk merangsek ke barisan depan masih terbuka lebar mengingat durasi balapan yang mencapai 24 jam.

Optimisme Sean Gelael di Balapan 24 Jam

Menanggapi situasi ini, Sean Gelael tetap menunjukkan sikap optimistis dan menegaskan kesiapan tim untuk berjuang maksimal. Baginya, balapan ketahanan selalu penuh dengan dinamika dan kejutan di setiap jamnya.

"Bagaimanapun, kami akan berusaha sekuat tenaga untuk meraih hasil terbaik pada lomba nanti," ungkap Sean dalam keterangan resminya. Semangat pantang menyerah ini menjadi kunci bagi tim untuk memperbaiki posisi mereka sepanjang perlombaan.

Aksi Sean Gelael dan tim AF Corse 50 dalam ajang 24 Hours of Spa bisa disaksikan oleh para penggemar melalui tayangan langsung. Balapan dijadwalkan mulai mengudara pada Sabtu (27/6) pukul 21.30 WIB melalui kanal resmi @GTWorld di YouTube.

Artikel terkait