Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung kesuksesan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2028. Jakarta akan mengambil peran strategis sebagai pilar penyokong utama guna melancarkan agenda olahraga terbesar di Indonesia tersebut.
Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmen daerahnya untuk memfasilitasi berbagai kebutuhan penyelenggaraan, mulai dari ketersediaan arena pertandingan hingga integrasi transportasi publik yang modern. Hal ini dilakukan demi menjamin kenyamanan dan kelancaran mobilisasi seluruh kontingen yang terlibat.
Jakarta Sebagai Pilar Pendukung Strategis
Meskipun tuan rumah utama PON XXII 2028 berada di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT), Jakarta tetap memegang peranan krusial. Ibu kota akan menjadi daerah pendukung yang mengakomodasi berbagai kebutuhan teknis yang mungkin tidak tersedia di wilayah tuan rumah.
Salah satu peran utamanya adalah menyelenggarakan sejumlah cabang olahraga (cabor) yang fasilitas sarana dan prasarananya belum memadai di NTB maupun NTT. Selain aspek infrastruktur olahraga, Jakarta juga mengoptimalkan moda transportasi publik untuk menunjang aktivitas para peserta selama berada di kota ini.
Pramono Anung menekankan bahwa persiapan Jakarta tetap dilakukan secara serius dan matang meski statusnya hanya sebagai pendukung. Namun, ia memastikan bahwa keputusan teknis sepenuhnya tetap berada di tangan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta pihak penyelenggara di daerah tuan rumah.
Ia mengingatkan pentingnya persiapan yang detail agar mandat dari Presiden terkait kesuksesan acara dapat terlaksana tanpa kendala berarti. Hal ini disampaikan Pramono saat melakukan kunjungan dan koordinasi di Graha Kemenpora, Jakarta, pada Rabu (24/6/2026).
Kesiapan Ratusan Venue dan Fasilitas Olahraga
Pramono Anung menjelaskan bahwa Jakarta telah memetakan ketersediaan fasilitas yang dapat digunakan untuk mendukung perhelatan PON XXII. Ia menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memosisikan diri sebagai sistem pendukung yang siap sedia membantu penyelenggaraan.
Terkait pembagian tugas, Pramono mempercayakan otoritas penuh kepada Kemenpora untuk menentukan detail pelaksanaan pertandingan. Pihaknya tidak akan mencampuri urusan penetapan lokasi pertandingan, baik yang akan digelar di NTT, NTB, maupun Jakarta, selama hal tersebut merupakan wewenang pusat.
Rincian jumlah fasilitas olahraga yang disiapkan oleh DKI Jakarta meliputi:
- Terdapat sekitar 36 arena pertandingan milik pemerintah pusat yang mayoritas berlokasi di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan.
- Pemerintah daerah Jakarta menyiagakan sebanyak 220 venue olahraga yang tersebar di berbagai titik wilayah ibu kota.
- Berbagai arena olahraga milik pihak swasta yang baru dibangun juga siap dimanfaatkan sebagai opsi tambahan.
- Fasilitas tersebut mencakup arena untuk cabang olahraga voli, bola basket, hingga tenis yang telah memenuhi standar kebutuhan kompetisi.
Ketersediaan infrastruktur yang masif ini menjadi jaminan bahwa Jakarta sanggup menyokong sepenuhnya kebutuhan arena pertandingan di tahun 2028. Penyiapan venue-venue tersebut dilakukan agar tidak ada kendala teknis saat jadwal kompetisi mulai dilaksanakan.
Optimalisasi Fasilitas yang Sudah Ada
Sejalan dengan kebijakan efisiensi anggaran, pemerintah pusat memang telah memutuskan untuk memaksimalkan penggunaan fasilitas yang sudah ada atau eksis. Keputusan ini diambil untuk menghindari proyek pembangunan venue baru yang berpotensi membebani anggaran negara pasca-kegiatan.
Jakarta, dengan kekayaan infrastruktur olahraganya, menjadi solusi ideal untuk menjalankan kebijakan hemat anggaran tersebut. Dengan ketersediaan ratusan tempat pertandingan yang sudah siap pakai, Jakarta mampu mengakomodasi kebutuhan PON 2028 tanpa harus membangun gedung baru dari nol.
Berikut adalah ringkasan dukungan fasilitas yang disiapkan DKI Jakarta:
| Kategori Fasilitas | Jumlah / Keterangan | Lokasi Utama |
|---|---|---|
| Venue Pemerintah Pusat | 36 Unit | Kawasan GBK Senayan |
| Venue Pemerintah Daerah | 220 Unit | Tersebar di Jakarta |
| Fasilitas Swasta | Fleksibel | Berbagai wilayah Jakarta |
| Sektor Transportasi | Integrasi Modern | Seluruh jaringan transportasi |
Data tersebut menunjukkan kesiapan infrastruktur Jakarta yang sangat dominan dalam mendukung operasional pekan olahraga nasional mendatang. Melalui koordinasi yang erat dengan Kemenpora, Jakarta diproyeksikan menjadi faktor kunci dalam suksesnya penyelenggaraan PON XXII.
Langkah proaktif ini juga diharapkan dapat menjadi jembatan bagi atlet-atlet di daerah untuk merasakan fasilitas standar internasional yang ada di ibu kota. Dengan sinergi antara pusat, tuan rumah, dan pendukung, PON 2028 diharapkan mampu mencetak prestasi atlet yang lebih gemilang.