Resmi Balapan Lagi, Sean Gelael Siap Taklukkan GTWCE 2026 Durasi 24 Jam

Resmi Balapan Lagi, Sean Gelael Siap Taklukkan GTWCE 2026 Durasi 24 Jam

Pebalap kebanggaan Indonesia, Sean Gelael, bersiap kembali menguji ketahanannya dalam ajang balap 24 jam akhir pekan ini. Setelah sebelumnya beraksi di Le Mans, kini Sean akan mencoba menaklukkan lintasan legendaris di Spa-Francorchamps.

Sean akan turun dalam kejuaraan 24 Hours of Spa yang menjadi bagian dari agenda GT World Challenge Europe (GTWCE) Endurance Cup 2026. Meski sama-sama berdurasi satu hari penuh, ajang ini memiliki regulasi yang berbeda dibandingkan balapan ketahanan lainnya.

Format dan Regulasi Teknis Balapan

Berbeda dengan Le Mans, ajang 24 Hours of Spa khusus mempertandingkan mobil kategori GT3 untuk seluruh kelas yang tersedia. Sean akan bergabung dengan tim AF Corse 50 di kelas Pro bersama rekan setimnya, Arthur Leclerc dan Lilou Wadoux.

Ketiganya akan mengandalkan performa Ferrari 296 GT3 Evo untuk bersaing dengan pebalap dunia lainnya. Strategi pergantian pebalap menjadi kunci utama karena setiap sesi mengemudi atau stint dibatasi secara ketat oleh regulasi.

Setiap pebalap memiliki durasi mengemudi maksimal 60 menit, atau hingga 65 menit jika terjadi kondisi Full Course Yellow maupun Safety Car. Setelah menyelesaikan maksimal tiga stint berturut-turut, pebalap diwajibkan untuk beristirahat minimal selama satu jam.

Berikut adalah ringkasan aturan durasi mengemudi bagi setiap pebalap dalam tim:

  • Waktu mengemudi kumulatif minimal bagi setiap pebalap adalah dua jam sepanjang balapan.
  • Batas waktu maksimal seorang pebalap berada di balik kemudi adalah 11 jam secara total.
  • Adanya kewajiban mandatory technical pit stop dengan durasi minimal lima menit untuk pengecekan kendaraan.
  • Pit stop teknis ini wajib dilakukan antara jam ke-11 hingga sebelum menyentuh jam ke-22 balapan.

Penerapan aturan ini bertujuan untuk menjaga kebugaran pebalap sekaligus memastikan kondisi kendaraan tetap prima hingga garis finis. Tim harus cermat dalam menghitung waktu agar tidak melanggar batasan durasi yang telah ditentukan.

Sistem Kualifikasi dan Poin

Dalam menentukan posisi start, setiap pebalap dalam satu tim wajib mencatatkan waktu terbaik mereka di sesi kualifikasi. Hasil rata-rata dari tiga catatan waktu terbaik kemudian digunakan untuk menentukan urutan di Combined Qualifying.

Hanya 32 mobil tercepat dari seluruh kelas yang berhak melaju ke babak Superpole yang sangat kompetitif. Babak Superpole ini terbagi dalam empat sesi untuk menyaring posisi start terdepan hingga penentuan pole position.

Sistem distribusi poin pada ajang ini tergolong unik karena dibagikan dalam beberapa tahap:

Waktu Penilaian Penerima Poin
Akhir Jam ke-6 Peringkat 1 sampai 9/10
Akhir Jam ke-12 Peringkat 1 sampai 9/10
Akhir Jam ke-24 Peringkat 1 sampai 9/10
Hasil Akhir (Finis) Poin keseluruhan sesuai klasemen

Sistem ini membuat persaingan tetap tinggi sejak awal lomba karena pebalap harus menjaga posisi terbaik di setiap enam jam sekali. Poin yang dikumpulkan secara bertahap ini sangat krusial bagi perolehan total tim di akhir musim.

Ambisi Sean Gelael dan Rekan Setim

Sean Gelael dan timnya memiliki peluang besar untuk memulai balapan dari baris depan setelah berhasil menempati posisi kelima saat kualifikasi. Hasil impresif ini mengantarkan mereka masuk ke babak Hyperpole untuk memperebutkan posisi start terbaik.

Lilou Wadoux mengungkapkan antusiasmenya untuk kembali bersaing di lintasan Spa dan mengincar hasil yang maksimal. Senada dengan Lilou, Sean juga menyatakan kesiapannya untuk berjuang meraih podium di ajang bergengsi ini.

Bagi para penggemar di tanah air, aksi Sean Gelael dalam balapan 24 jam ini dapat disaksikan secara langsung. Siaran live streaming akan tersedia melalui kanal resmi YouTube @GTWorld pada hari Sabtu pukul 21.30 WIB.

Artikel terkait