Tim WRT 32 yang diperkuat oleh Sean Gelael harus puas mengawali balapan 6 Hours of Sao Paulo dari posisi kesembilan. Meski start dari papan tengah, tim tetap memelihara optimisme tinggi untuk bisa menembus posisi podium.
Kondisi cuaca di Sirkuit Interlagos menjadi faktor krusial yang diantisipasi oleh seluruh tim. Pasalnya, sejak sesi latihan bebas pertama hingga Hyperpole, lintasan selalu berada dalam kondisi kering tanpa guyuran hujan.
Tantangan Cuaca dan Teknis Ban
Prediksi cuaca menunjukkan bahwa balapan utama kemungkinan besar akan berlangsung dalam kondisi basah. Hal ini menjadi tantangan serius, terutama bagi kategori Hypercar yang menggunakan ban Michelin dengan pola kembangan terbatas.
Berbeda dengan Hypercar, kelas LMGT3 yang diikuti Sean Gelael menggunakan ban Goodyear. Ban tersebut dinilai memiliki pola kembangan yang lebih mumpuni untuk menghadapi genangan air yang ekstrem di lintasan.
Hujan deras diperkirakan akan mengubah peta persaingan secara drastis bagi seluruh peserta. Tim yang tampil dominan saat lintasan kering belum tentu mampu mempertahankan performa mereka ketika hujan turun menyelimuti sirkuit.
Berikut adalah ringkasan posisi start dan detail kunci jelang balapan:
| Kategori | Posisi Penting | Detail Informasi |
|---|---|---|
| LMGT3 | P1 (Pole Position) | Heart of Racing Team #23 |
| LMGT3 | P9 (Start) | Team WRT 32 (Sean Gelael dkk) |
| Hypercar | P1 & P2 (Front Row) | Cadillac Racing |
| Penyedia Ban | Goodyear & Michelin | Memiliki daya cengkeram berbeda di medan basah |
Data di atas menunjukkan persaingan ketat yang akan dihadapi oleh Team WRT 32 sejak awal balapan. Fokus utama tim saat ini adalah memaksimalkan strategi ban guna menghadapi perubahan cuaca yang tidak menentu.
Ambisi Podium di Kandang Sendiri
Augusto Farfus, rekan setim Sean Gelael yang merupakan pebalap asli Brasil, menaruh harapan besar pada faktor cuaca. Ia berharap hujan dapat memberikan keuntungan strategi bagi pengembangan mobil BMW M4 GT3 milik mereka.
Farfus mengakui bahwa catatan waktu tim di Interlagos belakangan ini memang kurang maksimal. Namun, ia menegaskan bahwa persiapan matang telah dilakukan demi meraih hasil terbaik di hadapan publik sendiri.
"Saya sangat berambisi untuk setidaknya meraih podium, bahkan kemenangan jika memungkinkan," ujar Farfus. Baginya, hasil positif di Sao Paulo akan menjadi penebus performa kurang memuaskan pada balapan-balapan sebelumnya.
Informasi jadwal dan akses siaran langsung balapan:
- Waktu Balapan: Minggu, 12 Juli 2026, mulai pukul 21.30 WIB.
- Platform Streaming: Kanal YouTube KUY Entertainment.
- Situs Resmi: Layanan streaming melalui website gelaelized.com.
- Lokasi: Sirkuit Interlagos, Sao Paulo, Brasil.
Para penggemar balap di Indonesia dapat menyaksikan perjuangan Sean Gelael dan Team WRT 32 secara daring melalui kanal tersebut. Balapan ketahanan 6 jam ini diprediksi akan menyajikan drama strategi yang menarik hingga garis finis.